Data di Aplikasi Sinara「Getting started with baccarat」p Tak Sesuai Kondisi di RS, Ini Tanggapan Kemenkes

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Taruhan,
BGettGetting started with baccarating started with baccarataca juga: Warga Jakarta Butuh IGD, Cek di NEW SIRANAP 3.0

"Sy liat di link kamar ada 19 langsung cus ke rs tsb cuma 15 menit dr rumah sampai sana , full , dikomplain soal info di link ktnya itu tidak up date jangan percaya kata perawat di IGD, ... gimana nih wahai pejabat kemenkes???" tulis akun @mariamartati.

Penyebabnya, kata dia, karena data langsung di-input oleh sumber daya manusia di setiap rumah sakit yang kondisinya tidak bisa diprediksi.

Apalagi, situasi saat ini kasus Covid-19 meningkat signifikan sehingga semakin banyak yang mengakses layanan rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.   

KOMPAS.com - Aplikasi SIRANAP 3.0 yang diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk mengetahui ketersediaan ruang IGD dan antrean IGD bagi pasien Covid-19 banyak dikeluhkan pengguna.

Pasalnya, data yang ditampilkan di aplikasi tersebut kerap tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

Keluhan itu juga disampaikan sejumlah pengguna di unggahan akun Instagram Kemenkes, @kemenkesri, yang mengunggah informasi soal aplikasi SIRANAP 3.0.

Apa tanggapan Kemenkes soal ini?

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Juru Bicara Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tirmizi, mengakui, ada kendala dalam pembaruan data di aplikasi Siranap.

Misalnya, data di aplikasi menunjukkan masih ada ruang IGD kosong di RS A. Akan tetapi, ketika didatangi langsung, pihak rumah sakit A menyebutkan sudah tidak ada ruang IGD tersedia seperti data yang ditampilkan pada aplikasi.

"Aplikasi ini harganya brapa milyar? verifikasi kevaliditasannya gmn? Update gak sama di lapangan? Ada call center utk memastikan updating nya? Jgn bikin aplikasi kalo ga guna krn cuma buang anggaran aja..," tulis akun lain, @joochandrazaa.